AD (728x60)

Archives

Sunday, 8 September 2013

Cerpen "Joni Ngeblak blak?"

Share & Comment



Pada suatu Hari,Hiduplah Anak yang sangat sederhana di sebuah desa bernama Desa Exis.kedua orang tua nya telah meninggal karena tertabrak bemo jurusan bantar gebang-ujung kulon di hanya hidup sebatang kara bersama nenek dan kakeknya.Namun,malang sekali nasibnya,setelah 2 tahun ditinggal oleh ibu dan bapaknya kini dia harus kehilangan nenek dan kakeknya karena tertabrak oleh bemo jurusan ujung kulon - bantar gebang.apakah dia akan mengalami nasib seperti orang tuanya atau nenek dan kakeknya.dia pun sekarang hidup di rumah gubuk peninggalan kakek terkayanya,letak gubuk nya tersebut persis di depan tempat pembuangan sampah umum,dan disamping rumahnya terdapat sawah yang sangat luas peninggalan Nenek terkayanya.Joni rajin sekali bertani dengan temannya Ikhwanul.mereka merupakan sahabat dekat bagaikan kepompong.meskipun umurnya yang masih seumur buyutnya jagung atau sekitar 5 tahun,dia amat pekerja keras.
Pada suatu ketika dia sedang berlari lari di sekitar sawahnya,dan melihat seorang pengemis tua sedang berjalan,di desa Exis dia amat terkenal karna kebiasaannya,apa lagi kalau bukan NGUPIL,pengemis tersebut sering dipanggil Pak Upil,nama sebenarnyanya adalah Eldwin Ilham Noviyanti.Maka Joni Pun Menghampiri Pak Upil dan memberikannya uang 100 perak.namun pak upil tetap menerima uang terebut meskipun di dalam hatinya ia berkata " Ni anak miskin amet,,duit 100 perak buat beli apaan coba???".Setelah joni memberikan uang seratus peraknya joni meminta pengemis itu untuk mendoakannya " pak mana doanya,,kan udah dikasih duit?? ",,pak upil berkata " Nama kamu siapa nak? ",, Joni Berkata " Joni Pak",,pak upil pun berkata " Joni (sambil mengusap2 kepala joni),,kamu akan menjadi anak yang blak-blak-an ",,Tiba tiba joni melihat ada upil yang sedang merengek untuk meminta joni mengambilnya di salah satu lubang milik pak upil apa lagi kalo bukan lubang itu lohh,,tau gak??,,masa gitu aja gak tau ya lubang idung lah,,Joni pun meminta pak upil mengambil upilnya " pak ada upil ! ",,,Pak upil tersenyum malu dan berkata " oh ya makasih nak " (dengan antusias pak upil mengambil upil tersebut,pak Upil mengambil upilnya secara hati hati karena bagi dia itu merupakan barang berharga yang tak boleh sampai terlewatkan,,pelan tapi pasti,perlahan-lahan,semakin dekat dan......,,,golll !!,,uppss salah,berhasil pak upil pun merasa senang dan bahagia ,dan ia langsung pergi ke rumahnya untuk memasukan koleksi upil yang kira kira sudah ada 500 biji yang di koleksi di rumahnya).Joni pun pulang ke gubuknya.(Setelah 20 tahun terlewati joni pun telah menjadi anak yang dewasa)
Suatu hari ia sedang mengambil wudhu untuk sholat di masjid dekat gubuknya yaitu masjid Al-Lama' ,,itu adalah masjid yang lama tidak ditempati orang untuk sholat.Selesai ambil wudhu ia pun masuk ke masjid dan melihat lelaki tua yang mungkin sudah bertahun tahun berdoa di masjid itu karena di sekujur badannya sudah banyak sarang tikus,,ehh salah maksud saya sarang laba laba.lalu joni pun menghampirinya pelan-pelan.tiba tiba lelaki itu berkata " Ya Allah berikanlah saya rumah banyak,mobil mewah ! " ,,Mendengar ucapan lelaki tua tersebut joni berkata " Pak jangan berdoa saja berusaha "(sambil mengambili satu satu sarang laba laba yang ada di kepala lelaki tua itu),,Lelaki tua itu pun marah dan kesal kemudian ia berkata " arrggghhhh pergi kamu......!!!!!,blum pernah ngeliat Jin Akbar melayang ya...!!!pergi kamu dari hadapan saya ".joni pun cepirit karna kaget dengan lelaki tua itu,,dia lari sekencang-kencangnya tanpa melihat kedepan,,tiba tiba " GUBRAKK,,PLUNG,PLUNG,MBEEKK,,,CRITT,CRITT " ia menabrak pohon pete di dekat sungai yang menimpa kambing dan juga tikus.dengan muka yang sudah berwarna merah,kuning,hijau,di langit yang biru alias bonyok ia pun pulang menuju rumahnya,di dalam perjalanan ia melihat seorang satpam yang ternyata temannya ikhwanul yang sedang menggoda perempuan yang amat terkenal karna keanehannya natasya dan karima,,joni menghampiri ikhwanul dan berkata " Mata tuh buat istri bukan buat cewek cewek ini ",,tiba-tiba istri nya ikhwanul datang yaitu pipeh lalu berkata " RESSSSEEEEEE.....!! ",,namun natasya salah tarik yang ditarik malah anunya,,jangan ngeres lo,,hidungnya.

Karena terlalu banyak masalah yang dia ikut campuri di desa Exis dia pun mulai dibenci di masyarakat,,suatu hari ia sedang berjalan di pinggir jalan dekat empang pembuangan TIIIITTTT...! *sensor . tiba2 datang 2 orang penjahat yang diutus oleh presiden zaman itu namanya ahyar,2 penjahat itu mengikat joni di orang2an sawah milik joni. di lain tempat warga sedang mempersiapkan senjata untuk menyerang joni.namun setelah sampai di rumah joni warga tidak menemukannya,maka warga pun mencarinya di ladang miliknya banyak orang sudah mencarinya,bahkan ada salah seorang warga yang bernama ricky yang bertanya pada kerbau miliknya ,,entah dia gila atau waras (peace jangan marah ki).akhirnya satpam yaitu ikhwanul menemukannya sedang terikat di orang2an sawah milik joni.dengan cepat ikhwanul pun membeli paket telpon 24 jam axis dan langsung menelpon semua warga desa Exis.warga dengan cepat datang dan membawa joni ke kepala desa setempat.dalam perjalanan menuju kantor kepala desa joni terbangun dari tidurnya dan berhasil melepaskan ikatan tali warga dan lari dari kejaran warga,,namun warga tambah cepat berlari,,tak sadar joni pun sedang berada di tengah jalan tempat orangtua,nenek dan kakeknya meninggal.tiba tiba datanglah bus dari 2 arah yaitu dari arah ujung kulon dan dari arah bantar gebang.namun malang nasibnya joni tertabrak becak yang sedang menyebrang di tengah jalan itu pula,karena becak tersebut joni tidak jadi meninggal karena tertabrak bus namun meninggal karena tertabrak becak...


*Kisah nyata, sebagai dokumentasi kehidupan pengarang pada saat kelas 8 SMP*

BY:MUHAMMAD AHYAR.
Tags: ,

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 comments:

Post a Comment

Translate Box

 
Copyright © Thing2 Note | Designed by Templateism.com